Deddy Endarto

Kasus Deddy Endarto

Gara-gara melindungi situs Trowulan di Mojokerto, Jawa Timur, pemerhati sejarah dan budaya Deddy Endarto dilaporkan oleh Direktur PT Manunggal Sentral Baja (MSB) Sundoro Sasongko ke Kepolisian Daerah Jawa Timur dengan tuduhan pencemaran nama baik Sundoro melalui postingan di Facebook.

Sundoro mempersoalkan substansi materi dalam postingan opini yang dipublikasikan lewat akun Facebook milik Deddy. Salah satunya adalah opini Deddy yang di-posting pada 5 Agustus 2013 mengenai “pengusaha hitam Trowulan”. Meski tidak menyebut nama, istilah “pengusaha hitam” itu dianggap mengarah pada Sundoro.

Sundoro mengatakan persoalan ini terpisah dari polemik pendirian pabrik baja di Trowulan yang ditentang masyarakat, termasuk Deddy Endarto.

Setelah 41 sidang berlangsung, majelis hakim Deddy Endarto membebaskannya dari jeratan UU ITE.

 

Update: 6/3/2014

Berkas pemeriksaan dari Polda Jatim sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur setelah dianggap P21 (berkas lengkap).

 

Update: 26 Mei 2014

Posisi kasus saya (Deddy Endarto) saat ini adalah persidangan ke-3 dan tanggal 12 Juni 2014 adalah sidang ke-4 dengan agenda putusan sela.

Saya melakukan ini semua demi melindungi kepentingan dan aset negara dibidang sejarah dan budaya khususnya situs kerajaan Majapahit di Trowulan.

Tetapi begitu saya bacakan eksepsi lengkap tentang hal itu termasuk adanya dugaan pekanggaran pidana oleh pihak pelapor, jaksa sepertinya mengabaikannya. Padahal untuk kepentingan negara, sudah seharusnya pihak kejaksaan bertindak selaku “pengacara negara” membuktikan hal tersebut terlebih dahulu sebelum melanjutkan penuntutan terhadap saya didepan persidangan. Isi lengkap eksepsi saya dapat anda baca pada catatan di facebook saya juga perkembangan persidangannya. https://m.facebook.com/profile.php?id=100006389437725

Atas perhatian dan solidaritas anda sekalian saya ucapkan terimakasih.

Surabaya, 26 Mei 2014

 

Update:

Sidang saya baru diputuskan setelah melalui 41 kali masa persidangan. Hal ini memecahkan rekor lamanya persidangan mengalahkan kasus narkoba, korupsi bahkan pembunuhan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Masa penyidikan hingga putusan pengadilan ditempuh selama 17 bulan. Dan akhir putusan : Dinyatakan Bebas Demi Hukum karena Melindungi Kepentingan Umum.

 

Bagikan:

7 Replies to “Kasus Deddy Endarto”

  1. Deddy Endarto

    CERDAS CERMAT KASUS TROWULAN (Pencemaran Nama Baik berdasarkan UU ITE) PADA AKSI SAVE TROWULAN TOLAK INDUSTRIALISASI DI KAWASAN CAGAR BUDAYA TROWULAN

    PILIHAN – A
    Pemahaman PENGUSAHA HITAM oleh “Ahli Bahasa UNESA Surabaya”
    Konotasi kata yang dapat menimbulkan perbuatan hina dan tercemar adalah kata “hitam”, karena kata hitam menunjukkan pada sifat atau perbuatan seseorang yang buruk dan pernah dihukum karena melakukan kejahatan.

    Pilihan – B
    Pemahaman PENGUSAHA HITAM oleh DEDDY ENDARTO
    Pengusaha yang ketika menjalankan usahanya menghalalkan segala cara termasuk melanggar aturan hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (UU Tata Ruang; UU Lingkungan Hidup; UU Cagar Budaya; UU Perindustrian; Perpres; Peraturan Menteri; Perda Jatim).

    Pilihan – C
    Pilihan A dan B sama benarnya

    Pilihan – D
    Pilihan A dan B sama salahnya

    Ya mari nanti kita amati dipersidangan Kasus Trowulan, kasus UNIK karena alat negara (Polisi, Jaksa dan Hakim) dan peraturan negara (UU ITE) hendak digunakan MENJERAT aktivis pembela aset negara dan MELAWAN kebijakan negara menjadikan Kawasan Cagar Budaya Nasional TROWULAN. Apakah ini langkah penegakan hukum yang PRODUKTIF atau malah jadi KONTRA PRODUKTIF.

    Episode bersambung menunggu turut campurnya DPR RI, Presiden RI, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Menteri Pekerjaan Umum RI, Wamen Kebudayaan Kemendikbud RI, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Dijen Tata Ruang KemenPU RI, DPRD Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur, DPRD Kabupaten Mojokerto, Kepolisian RI, Kejaksaan Agung RI, Mahkamah Agung RI, BPPI, SAVE TROWULAN dan seluruh bangsa Indonesia guna menyelamatkan pondasi sejarah bangsa di Trowulan.

  2. j'heresy

    Salut buat bung Deddy yang telah berani mempertakan peninggalan sejarah….
    Semoga semuanya sukses dan lancar bung… Amin…
    Serta doa yang hanya bisa saya berikan…

  3. Deddy Endarto

    Sidang saya baru diputuskan setelah melalui 41 kali masa persidangan. Hal ini memecahkan rekor lamanya persidangan mengalahkan kasus narkoba, korupsi bahkan pembunuhan di Pengadilan Negeri Surabaya.

    Masa penyidikan hingga putusan pengadilan ditempuh selama 17 bulan. Dan akhir putusan : Dinyatakan Bebas Demi Hukum karena Melindungi Kepentingan Umum.

    Salinan keputusan dari PN. Surabaya telah diupload pada direktory putusan Mahkamah Agung pada link terlampir :

    https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=34&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwiZzbqz-ObOAhVLiRoKHfNiBm04HhAWCCYwAw&url=http%3A%2F%2Fputusan.mahkamahagung.go.id%2Fputusan%2Fdownloadpdf%2F1fbf05274e26373297c3c7a810495623%2Fpdf&usg=AFQjCNFDOC7zabmV2qtSUA8l06WZaHdesQ&sig2=TQOWm3YKV_Qvj3thFRtCQw&bvm=bv.131286987,d.d2s

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *